Senin, 22 Februari 2016

Tips Merawat Honda C70


Untuk merawat sepeda honda c 70 ini di bilang susah-susah gampang. Karena sepeda ini merupakan sepeda keluaran lama. Tapi walau pun begitu jangan di anggap remeh. Karena walaupun ber cc hanya sekitar 70 cc. Sepeda ini bandel sekali di kelasnya. Karena ini sedikit tips dari aku buat merawat honda c 70 ini.
1. Cek kondisi oli
Oli mesin ini merupakan bagian nan sangat fital. Oli mesin ini berfungsi buat melumasi komponen-komponen mesin seperti stang saher, seher dan ring saher, kruk as dan noken as atau stang klep. Oleh sebab itu jika keberradaan oli sebagai pelumas sudah berwarna hitam atau Anda sudah merasakan daya lumas dari oli sudah berkurang. Sebaiknya di ganti dengan oli baru.
Dan mungkin Anda harus mengantiknya secara periodik. Tergantung dari waktu pengunaan atau kilometer dari jeda nan telah ditempu. Oleh sebab itu oli sangat penjadi penentu awet atau tidaknya spare part dari mesin kendaraan kita.
2. Cek kondisi accu
Accu juga merupakan bagian penting. Sebagai penyulai listrik bagi kendaraan. Jangan biarkan air accu melewati batas maximum maupun batas minimum. Ini dapat mengakibatkan kerusakan pada sel-sel accu.
Selain iti jika dirasa accu sudah mengalami penurunan daya atau sudah mulai melemah secepatnya agar diganti dengan nan baru. Jika tetap dipaksakan akan menimbulkan korosi pada kutup positif maupun negatif. Yang berbahaya jika korosi itu menyebar ke bagian nan lain.
Jika hal ini terjadi maka arus listrik nan dihantarkan accu tikan akan paripurna dan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen nan lain. Satu hal nan perlu di perhatikan jika accu sudah melemah ialah ialah jika kita menghidupkan motor jangan sekali-kali menhidupkan dengan didorong. Karena bisa merusak gigi transmisi.
3. Periksa rantai dan gir
Jangan biarkan rantai Anda terlalu kendor maupun terlalu kencang. Jika terlalu kendor berakibat pada rantai nan copot dari girnya. Sedangkan jika terlalu kencang berakhibat pada putusnya rantai. Dan lumasi lah rantai ada supaya tak panas dan berakibat patah.
Perhatikan juga kondisi gir dari motor. Jika dirasa kondisi gir sudah terlalu tajam dan tak layak pakai sebaiknya diganti dengan nan batu. Karena gir nan tajam dapat mengakibatkan rantai putus secara tiba-tiba.
4. Periksa kabel koil dan busi
Jangan mengabaikan keberadaan kabel koil nan menghubungkan arus listrik ke busi. Jika sudah cukup umur dan dirasa sudah terlihat retak-retak dan mengalami pengerasan pada kabel sebaiknya diganti.
Busi juga harus di lihat. Jika busi sudah terasa akan wafat sebaknya cepat-cepat diganti. Kalau tak segara di ganti dan tiba-tiba wafat di jalan secara tiba-tiba, bukankah diri sendiri nan akan mengalami kesusahan bukan?
5. Periksa selang bensin
Walaupun sepele selang bensin ini merupakan hal nan vital. Karena jika selang bensin terhambat akan membuat performa kendaraan kurang optimal. Makan dari itu cek kondisi dari selang bensin. Bersihkan selang bensin jika dirasa kotor. Jangan biarkan kondisi selang bensin saat mengeras atau sudah terjadi retak-retakan. Karena bagian dalam selang dapat jadi sudah tak elastis. Maka ganti selang dengan nan baru.
6. Gunakan spare part nan bagus
Tentunya Anda tak ingin kan selalu rajin ke bengkel. Maka dari itu, gunakan spare part terpercaya serta memiliki kualitas nan sudah teruji agar motor awet tentunya.
7. Panaskan mesin paling lama 2 menit sebelum dipakai
Panaskan mesin motor sebelum digunakan. Sebaiknya, jika memanaskan motor jangan lebih dari 2 menit. Cukup kurang dari itu. Jika dirasa sudah cukup bolehlah memakai kendaraan. Karena jika tak dipanaskan maka oli nan terdapat di mesin belum menyebar secara sempurna. Dan dapat mengakibatkan spare part rusak. Mungkin itu sedikit tips dari saya. Jika sayang kendaraan niscaya Anda akan rawat dengan rutin. Karena si pitung ini merupakan kendaraan nan sangat langka. Alangkah baiknya jika dirawat secara benar.

0 komentar:

Posting Komentar